Ponsel ku bergetar membuat lamunanku buyar sore tadi
Panggilan masuk... No pribadi..
Aku benci ini, aku abaikan saja tapi lebih dari tiga kali panggilan ini masuk, aku pikir ini penting terpaksa aku angkat saja
"hallo... Panda?"
Aku kaget setengah mati ketika aku mendengar suara itu d ujung telepon sore tadi
"pppp..aaanda? Kauuuu....."
Suara khas itu...
Setengah tak percaya, karena aku yakin dia yg menelepon ku, dia yg 2 tahun lalu menjadi seseorang yang berarti dalam.hidupku, karna hanya dia yg tau nama panggilan itu,
"iya ini aku"
"bagaimana kabarmu?...kau merindukanku ya?
"ternyata kau masih menyimpan no ku ya?" kalimat pertama yg aku ucapkan
"tentu saja...."
Aku pikir ini gila, semalam baru saja aku memimpikannya, sekarang....sekarang dia disini, maksudku di ujung telepon sana...
"kau memimpikannku semalam... Iya kan?"
Orang ini...... Membuatku malu
"kau membaca blog ku ya? Kau ini?"
"kalau iya kenapa? Akulah pembaca setia tulisanmu....kau merindukanku iyakan?"
Hhh nada bicaranya aaaahhhh aku benci sekali...
"geer sekali memangnya kau yakin yang kutulis itu adalah kau hah?"
"aku yakin sekali, ITU ADALAH AKU...putih tinggi tionghoa tampan menyebalkan..katolik yang taat...siapa lagi kalau bukan aku..."
Aku kalah, orang ini memang tidak berubah, di tidak pernah mau kalah jika berdebat denganku...
"iya aku semalam bermimpi tentangmu, tapi bukan berarti itu aku merindukanmu, atau jangan2 malah kau yg merindukanku sehingga kau secara tiba-tiba muncul dimimpiku, lagipula dimimpi itu tidak terjadi hal yang menyenangkan..."
Mati kau!
"aku akan mengunjungi kotamu jumat nanti, kita bertemu ya.. Antar aku ke suatu tempat....."
Dia tidak berubah, dia masih seenaknya memerintahku, kau pikir kau siapa?! Aku bukan siapa-siapamu lagi...
"istrimu..? Kau ini gila kau ini pria beristri... Nanti aku di cap sebagai wanita penggoda suami orang..."
"aku sudah bercerai...."
Deg...entahlah perasaan ini?
Tuhaaaan jangan jadikan aku wanita jahat aku mohon....
"tapi tetap saja aku tak bisa, aku sibuk"
"ya sudah.. Aku mengerti, aku akan tetap kesana jumat minggu ini.."
Aku ingat september tahun lalu dia membuatku menangis, ingat sekali sampai-sampai aku menangis dalam pelukan temanku, waktu itu aku berada dalam sebuah kegiatan
September tahun ini, aku tidak ingin yang seperti itu terjadi lagi, jumat depan aku akan berada di dalam kegiatan yg sama, please aku mohon semoga aku tidak menangis karna hal yg sama di bulan yang sama dalam kegiatan yang sama pula.......
"hhhhhh....." aku menghela nafas...
Sekitar 10 detik kita diam tanpa suara
"terserah kau saja..."
"kau akan menemaniku kan?"
Dia terdengar memohon.....
"aku tidak janji....."
Kataku singkat
"kau menghindariku....iya aku salah dan menyesal..."
Suaranya bergetar... Aku pikir dia akan..menangis....
"kamu terlambat.....lagipula itu sudah lama sekali, sudahlah kau tau kan aku tidak suka sejarah, aku tidak suka mengungkit-ngungkit masa lalu.. Apalagi yang menyakitkan seperti ini...okeee mr prakasa? Come on.... Heyyy ini bukan kamu yang aku kenal..."
"tapi kita tetap bisa berteman kan?"
"of course tentu saja..... :D"
"jadi bisa menemaniku jumat minggu ini?"
Ya ujung-ujungnya kembali ke situ,
Jujur saja aku belum siap bertemu denganmu sungguh, mendengar suaramu saja membuat hatiku sakit apalagi saat melihat wajahmu nanti... Mengertilah hey
Tapi aku senang kita tetap berhubungan baik... Kita berteman sekarang... :D
Komentar
Posting Komentar